Beranda \ Post \ DUKUNGAN PEMERINTAH PADA PENDIDIKAN VOKASI\>

DUKUNGAN PEMERINTAH PADA PENDIDIKAN VOKASI

DUKUNGAN PEMERINTAH PADA PENDIDIKAN VOKASI

Program Pendidikan Vokasi Tahap II untuk wilayah DI Yogyakarta dan Jawa Tengah di Semarang diluncurkan oleh Kementrian Perindustrian pada Jumat, 21 April 2017 yang bertepatan dengan perayaan hari Kartini. Program Pendidikan Vokasi ini  diluncurkan dalam rangka untuk menyiapkan tenaga kerja yang terampil sesuai kebutuhan dunia usaha saat ini sekaligus mendorong pemerataan ekonomi, sesuai arahan dari Presiden Jokowi.

Saat ini pendidikan vokasi berkembang dengan sangat pesat dan mendapat perhatian serius dari pemerintah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi pada tanggal 10 Agustus 2012. Komitmen pemerintah sangat jelas dan tegas bahwa pendidikan vokasi tidak hanya menyelenggarakan program diploma 1, diploma II dan diploma III, tetapi juga mendorong pendidikan ke tingkat sarjana, magister, dan doktor yang sifatnya terapan.

Penguatan pendidikan vokasi dimaksudkan agar lulusan perguruan tinggi tidak hanya terfokus pada pendidikan akademik yang diarahkan untuk menjadi ilmuwan yang saat ini tempat kerjanya terbatas, melainkan masyarakat diberikan peluang yang seluas-luasnya untuk memanfaatkan pendidikan vokasi yang diarahkan untuk memperoleh keahlian tertentu yang sangat dibutuhkan oleh dunia usaha dan dunia industri. Lulusan pendidikan vokasi lebih mementingkan kemampuan praktis daripada teoritis, kemampuan itu dapat dibuktikan dengan perolehan sertifikat kompetensi oleh setiap lulusan pendidikan vokasi, sedangkan ijasah hanya sebagai surat tanda tamat belajar dari program vokasi. Mahasiswa pendidikan vokasi dapat diberikan ijasah apabila sekurang-kurangnya telah memperoleh 3 sertifikat kompetensi.

Pendidikan vokasi yang diselenggarakan oleh Akademi Informatika dan Komputer (AMIK) Harapan Bangsa Surakarta disiapkan untuk menghadapi persaingan dunia usaha dan dunia industri. Selain menyiapkan mahasiswanya dengan knowledge, AMIK HB Surakarta juga membekali mahasiswanya dengan pendidikan mental, skill dan attitude yang baik.

Selain kompetensi profesi yang ditekankan oleh AMIK HB pada lulusan, AMIK HB juga membekali mahasiswa dengan penguatan pada pendidikan kewirausahaan (Entrepreneurship). Saat ini alumni dari AMIK HB sekitar 25% telah menjadi entrepreneurship, 73 % alumni telah bekerja baik di Instansi pemerintah dan swasta.

Ditulis oleh : Rachmawati Sunaringtyas Sarkoro, M.M

Dipost Oleh AMIK Harapan Bangsa

Mencerdaskan dan Mencerahkan Generasi Harapan Bangsa

Tinggalkan Komentar

Kategori

Artikel Terbaru

Artikel Terpopuler